Air laut adalah air yang mengandung garam terlarut sekitar 3% hingga 5%, sedangkan air payau memiliki kadar garam lebih rendah, yaitu antara 0,05% hingga 3%.
1. Proses Desalinasi
Dengan menggunakan mesin desalinasi, air tawar dapat dipisahkan dari air asin. Desalinasi sendiri adalah proses untuk mengurangi kadar garam terlarut dalam air laut atau air payau hingga mencapai level aman sehingga bisa digunakan sebagai air bersih atau bahkan air minum.
Dalam proses ini, terdapat tiga aliran utama:
Air umpan – air laut atau air payau yang akan diolah.
Air produk – air dengan kadar garam rendah yang dihasilkan.
Konsentrat – air dengan kadar garam tinggi sebagai hasil sisa.
2. Teknologi RO Air Laut untuk Industri
Kami menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO) modern yang diakui secara internasional untuk mengubah air laut menjadi air tawar atau air minum. Sistem ini sangat cocok digunakan di wilayah yang sumber air tanahnya memiliki kadar garam tinggi.
Dengan sistem desalinasi kelas industri ini, kapasitas pengolahan yang tersedia mulai dari 1.200 liter hingga 100.000 liter per hari, sehingga dapat memenuhi kebutuhan skala komersial maupun industri.
3. Cara Kerja RO Air Laut
Air laut dialirkan ke membran semi-permeabel khusus untuk air laut (seawater membrane) menggunakan tekanan tinggi. Tekanan ini memaksa air melewati membran sambil menyaring garam, mineral, dan polutan lainnya. Hasilnya, hingga 98–99,2% kandungan garam dan kotoran terbuang, dan air segar siap digunakan.
4. Pilihan Kapasitas
Tersedia berbagai pilihan kapasitas, seperti 3 ton/hari, 5 ton/hari, 10 ton/hari, hingga kapasitas lebih besar sesuai kebutuhan pengguna.